Terkait jam operasional restoran, cafe dan lainnya, sudah dilakukan peningkatan pengawasan dan penindakan apabila kedapatan melanggar.
“Kami perketat kembali selain pada pelaksanaan ganjil genap, juga soal jam operasional restoran, cafe dan lainnya serta lokasi kerumunan akan terus dimonitor dan diawasi ketat, terutama pada jam-jam rawan terjadinya kerumunan,” tegasnya.
Di tempat yang sama, Wali Kota Bogor, Bima Arya meminta kepada warganya agar mengurangi mobilitas.
Jika tidak ada kepentingan yang penting, kecuali terkait dengan tugas atau pekerjaan, maka sebaiknya menahan diri keluar rumah.
"Karena data menunjukan bahwa mobilitas ini sangat berbanding lurus dengan lonjakan kasus positif," tegasnya.
Untuk akhir pekan, ia juga meminta kepada warga Kota Bogor untuk tidak berwisata dan warga diluar Kota Bogor agar menahan diri.
Baca Juga: Arus Balik Lebaran 2021, Pemudik Hadapi 17 Cek Poin Di Jabodetabek
“Kita berlakukan kembali ganjil genap di Kota Bogor mulai minggu ini. Peningkatan angka Covid-19 saat ini naik, sehingga kita lakukan langkah-langkah ini," kata Bima Arya.
Sementara itu, Dandim 0606/Kota Bogor Kolonel Inf. Roby Bulan menjelaskan, Kodim 0606 mengantisipasi dengan membantu Pemkot melakukan vaksinasi Astrazeneca prioritas keluarga, lansia dan masyarakat.
"Sudah berjalan ada 2.000 orang. Diharapkan vaksin bisa mencegah melonjaknya kasus di Kota Bogor," tuturnya.
Artikel ini telah tayang di TribunnewsBogor.com dengan judul Kasus Covid-19 Meningkat, Kota Bogor Berlakukan Ganjil-Genap di Akhir Pekan