Tetapi dia bersikeras untuk bahagia dengan Kawasaki di Superbike.
“Jawabannya sederhana, dulu saya tidak memiliki kesempatan untuk pergi ke MotoGP, saya tidak tahu mengapa mereka memiliki pendapat tertentu tentang pembalap SBK," kata Jonathan Rea.
"Ya, saya memiliki beberapa kontak dengan beberapa tim, tetapi tidak ada proposal, saya benar-benar ingin tahu apa level saya di sana,” lanjutnya juara SBK enam kali itu.
“Anda tidak bisa bisa mengatakan tidak mau, tetapi pada usia 34 tahun saya tidak berpikir saya memiliki kesempatan untuk pergi ke MotoGP, saya lebih senang tinggal di SBK,” tambahnya.
Tapi Jonathan Rea bukan satu-satunya minat Yamaha di kejuaraan WorldSBK.
Baca Juga: Juara Dunia MotoGP 2020 Ungkap Bedanya Suzuki GSX-RR dan Yamaha YZR-M1
Yamaha telah memanggil Toprak Razgatlioglu, pemimpin klasemen sementara Superbikes saat ini, untuk menggantikan Morbidelli yang cedera di Assen.
Namun, pembalap Turki itu menolak tawaran dan Garrett Gerloff yang akan menggantikannya.
Selain itu, pekan lalu perpanjangan Razgatlioglu dengan Yamaha di SBK telah dikonfirmasi, yang mengesampingkan kedatangannya di MotoGP.
Di antara opsi lain, Xavi Vierge dan Jake Dixon bisa menjadi taruhan bagi pembalap muda Petronas di MotoGP.
Baca Juga: Pembalap Tim Suzuki Dan Yamaha Bakal Tukar Tempat DI MotoGP 2022?