Meskipun sama-sama 135 cc, mesin Yamaha RX-Z berbeda dengan mesin RX-King.
Yamaha RX-Z punya bore 56 mm dan stroke 54 mm sehingga berkubikasi bersih 133 cc.
Sedangkan Yamaha RX-King punya bore 58 mm dan stroke 50 mm dengan kubikasi bersih 132 cc.
Makanya Yamaha RX-Z dan RZR lebih cocok digeber di trek panjang powernya berada di putaran atas, apalagi jumlah giginya sudah 6.
Kalah pamor dengan Yamaha RX-King di Indonesia, Yamaha RX-Z dihentikan produksinya pada tahun 1999.
Sementara itu di Malaysia, Yamaha RX-Z produksinya masih berlanjut sampai 2008.
Baca Juga: Nostalgia Brosur Dan Iklan Motor Zaman Dulu, RX-King Harganya Segini
Bahkan tahun 2004 model facelift hadir dengan lampu belakang dipinjam dari Y125 Z.
Selain itu Yamaha RX-Z tahun 2004 sudah dilengkapi dengan catalyzer dan juga mendapatkan sertifikat EURO 2 namun tenaganya ngedrop jadi sekitar 20 dk.
Berikut ini video kencangnya Yamaha RX-Z di jalan tol Malaysia:
Warning! Balap motor bisa berbahaya! (Ilustrasi by Wisnu)