"Dalam sepak bola akan ada perubahan personel di puncak. Bukan karena Marc menang, tapi sebelumnya," ujar Livio Suppo dikutip dari Visordown.com.
Baca Juga: Bunuh Bosan Pembalap MotoGP Ini Udah Ngegas Aja, Jeda Paruh Musim Kelamaan
"Dani Pedrosa sudah memiliki masalah dengan motor pada 2017 dan 2018," sambung mantan bos Honda itu.
"Itu adalah sinyal bahwa pengembangan hanya mengarah ke gaya balap Marc. Saya juga mengalaminya di Ducati bersama Casey Stoner," lanjutnya.
"Itu adalah situasi yang serupa dan saya tahu betul bahwa ketika segala sesuatunya tidak benar, bahkan seorang juara akan memiliki masalah," sambung Suppo.
"Mesin yang seimbang akan menjadi keuntungan bagi Marc. Dia mendapat banyak kesempatan dengan bakatnya," tambahnya.
Baca Juga: Hasil FP1 MotoGP Belanda 2021, Marc Marquez Ditinggal Temannya Sejauh Ini
Meski Puig tak luput dari kemarahan Suppo, Pol Espargaro yang mendapat aib terbesar dari mantan bos Honda itu.
Setelah MotoGP Spanyol, Pol Espargaro mengungkapkan bahwa Honda sedang menguji coba paket yang berbeda dalam upaya untuk menemukan arah.
"Saya hanya seorang karyawan dan saya akan melakukan apa yang mereka ingin saya coba, bermacam paket dan mari kita lihat mana yang lebih baik," kata Pol Espargaro.
Komentar Pol Espargaro seketika mengejutkan Livio Suppo.
Kedatangan Pol Espargaro sejauh ini tidak membawa manfaat apa pun.
Baca Juga: Kompak, Pembalap Repsol Honda Takutkan Ini Di MotoGP Belanda 2021