"Warna aslinya itu ya kayak Premium, agak kuning begitu," ucap Yus.
Bensin rekomendasi pabrikan (Dok MOTOR Plus)
Yus menceritakan, kalau pewarnaan bensin sifatnya tidak wajib, alias tergantung kebijakan dari masing-masing perusahaan.
"Ini juga sebenarnya terkait dengan pembeda bensin subsidi dan non-subisdi. Premium tidak diberi warna salah satu alasannya sebagai tanda bensin subsidi," ucapnya.
"Di SPBU swasta gak jual Premium (bensin subsidi), sehingga mungkin mereka tidak perlu mewarnai juga. Kalau Pertamina kan jualan Premium, barang subsidi. Nah, barang subsidi ini kan diaudit jumlah yang dijualnya berapa, karena menyangkut pembiayaan negara, sehingga perlu dikontrol," jelasnya.
Baca Juga: Motor Lama Nganggur Bensinnya Bisa Basi Gak Sih, Ini Jawaban Pertamina
Yus menambahkan, di beberapa negara lain yang masih menjual bensin subsidi, justru produk bensin subsidi tersebut yang diberi warna.
"Kalau di kita kan terbalik, karena mungkin alasan cost," ujarnya.
Meski begitu, Yus mengatakan, secara teknis pewarna tersebut tidak mempengaruhi performa mesin kendaraan, sehingga tetap aman digunakan.
"Intinya pewarna itu tidak akan mempengaruhi ke mesin. Jadi dari kilang sana sudah diwarnai," tutupnya.
Jadi terjawab warna asli bensin ternyata kuning seperti Premium, yang sekarang jarang ditemukan lagi karena digantikan bensin non-subsidi Pertalite