Find Us On Social Media :

Hati Terenyuh, Video Polisi Rela Jual Motor Antik Demi Biayai Anak Putus Sekolah

By , Selasa, 10 Agustus 2021 | 19:45
Hati terenyuh, video seorang Polisi di Makassar, Sulawesi Selatan, rela menjual motor antik demi biayai anak-anak putus sekolah. (Youtube.com/Tribun Timur)

Dua adik kakak itu, tiap bulannya rutin mendapatkan uang untuk membeli Kouta Rp 50 ribu dari Aiptu Paleweri.

Honda C-70 yang dijual Aiptu Paleweri untuk biaya anak putus sekolah (Youtube.com/Tribun Timur)

Sebanyak 26 anak pelajar SD dan SMP, Aiptu Paleweri dampingi untuk kebutuhan kouta belajar daring.

Sementara, untuk anak putus sekolah, sebanyak 10 anak ia dampingi agar tetap dapat melanjutkan sekolah.

Tiga diantaranya telah kembali menyambung sekolahnya setelah didampingi Aiptu Paleweri. Termasuk Lanny.

"Ini rencana masih ada tujuh anak putus sekolah yang saya sementara data untuk diurus lanjut sekolah kembali. Jadi total ada sepuluh semua," kata Weri sapaan Aiptu Paleweri.

Baca Juga: Asal STNK Masih Hidup Walau Pajak Motor Mati Tak Bisa Ditilang? Polisi Kasih Penjelasan Sebenarnya

"Dua bulan kemarin saya jual itu motor (Honda C-70). Di pinggir jalanku saya jual Rp 4 juta, karena kan kemarin sempat adami rencana mau sekolah tatap muka, tapi ditunda lagi ternyata," ujar Aiptu Paleweri.

"Jadi, uangnya saya sementara masih simpang. Pas sekolah tatap muka rencana baru saya gunakan untuk beli seragam dan kebutuhan lainnya," sambungnya

Motor antik yang dijualnya itu dibelinya seharga Rp 1,5 juta dalam kondisi mogok.

"Kalau ongkosnya itu saya bangun habis-habis Rp 6 jutaan. Makanya waktu saya jual sempat teman-teman saya bilangi saya gila, karena saya jual cuman Rp 4 juta," tuturnya.

Polisi satu orang anak itu, bukanlah polisi yang hidup mewah atau bercukupan.

"Serius, 20 tahun saya jadi polisi ini, sampai sekarang masih ngontrak rumah di Hartako. Aset saya selama jadi polisi, cuman sebidang tanah di Gowa, itupun masih saya angsur juga," tutur polisi yang dikenal ramah itu.