"Motor roda dua bisa jalan seimbang, itu bagaimana caranya. Itulah yang menjadi motivasi beliau," beber Ferdinand.
Era kemerdekaan Indonesia, Om Chia telah memiliki pengalaman oprek-oprek motor.
Om Cia dan pembalap road race Indonesia Hendriansyah underbone dengan Suzuki RG Sport (MOTOR Plus)
"Papa kumpulin uang, beli motor sendiri motor Vellocete buatan inggris. Dia benerin dan tune up sendiri, lalu ia balapin sendiri," kenang pria yang tinggal di Bali itu.
Keahliannya ngoprek mesin motor membuatnya dilirik sebagai mekanik andal.
"Lalu ia kebagian (dapat order) tune motor balap. Salah satunya motor milik om Bambang Gunardi. Di situ ia mengembangkan bakat sebagai tuner," jelasnya.
Keuletan dan etos kerja Om Chia patut diapresiasi.
Baca Juga: Jack Miller Kesenangan Pakai Motornya Marc Marquez
Teknologi Big Bang temuannya tercatat sejarah sebagai inovasi yang digunakan di kancah balap MotoGP.
Keunggulan Big Bang adalah memiliki penyaluran tenaga yang lebih halus meskipun sistem pemindah daya sering kali membuat motor mengalami slide pada ban belakang.
Teknologi ini juga membuat motor tampil lebih meyakinkan di lintasan yang menikung.
Sebagai raja tikungan, Valentino Rossi sangat menggemari mesin ini.
Perbedaan mesin Big Bang dengan mesin lainnya