Maverick Vinales melancarkan komplain dan keluhan ke tim Yamaha MotoGP.
Eh ternyata, input soal performa motor MotoGP Yamaha YZR-M1 seperti tidak digubris hingga di MotoGP Portugal 2021, Maverick Vinales finis di luar 10 besar.
Baca Juga: Breaking News: Maverick Vinales dan Yamaha Resmi Putus Lebih Awal di MotoGP 2021
Kondisi berbanding terbalik dengan rekan setimnya Fabio Quartararo yang penampilan dari ronde MotoGP ke ronde lainnya lebih jos.
Frustrasi Maverick Vinales makin menjadi-jadi setelah crew chief yang menemani sejak MotoGP 2019 dan yang mengantarkan jadi juara Moto3 2013, Esteban Garcia dipecat.
Esteban Garcia digantikan mantan crew chief Valentino Rossi di skuat Monster Energy Yamaha MotoGP, Silvano Galbusera.
Bahasa tubuh Maverick Vinales jelas-jelas berbeda seperti ada penolakan sekaligus kekecewaan.
Baca Juga: Maverick Vinales Masih Kena Skors Di MotoGP Inggris 2021, Nama Ini Jadi Penggantinya
Meski demikian, Maverick Vinales bisa berdiplomasi dan mengungkapkan perihal keputusan pergantian kepala kru di timnya dari Esteban Garcia ke Silvano Galbusera bukan keputusannya pribadi.
"Pergantian crew chief Esteban Garcia ke Silvano Galbusera bukan keputusan pribadi melainkan dari pihak Yamaha," jelas Maverick Vinales beberapa waktu lalu.
Ternyata, perubahan crew chief dari Esteban Garcia ke Silvano Galbusera tidak menunjukkan hasil bagus yang dimaui Maverick Vinales secara spontan.
Stelah MotoGP Catalunya 2021, performa Maverick Vinales makin parah setelah finis paling buncit di MotoGP Jerman 2021.
Hingga jelang MotoGP Belanda 2021, Maverick Vinales dan skuat Yamaha pabrikan melakukan rapat besar.