Daihatsu Ceria generasi pertama keluar 2001 (OLX)
Ini lebih irit dari motor 250 cc bahkan mendekati Yamaha NMAX.
Ceria ini jika dipakai dalam kota Jakarta yang macet parah satu liter bisa 11 km.
Walau mengandalkan mesin 3 silinder namun Ceria jarang rewel karena Daihatsu sudah belajar dari Daihatsu Carade yang beken di tahun 80-an.
Di Jepang Ceria dikenal sebagai Daihatsu Mira termasuk mobil Kei Car yang mengedepankan bodi mungil dan praktis.
Kalau di Malaysia Ceria ini dinamai Perodua Kancil yang diproduksi mulai 1994 hingga 2009.
Berbeda dengan di Indonesia, di Jepang dan Malaysia menggunakan mesin 660 cc.
Baca Juga: Pindah ke Aprilia Gaji Maverick Vinales Cuma Bisa Buat Beli Yamaha NMAX Segini
Untuk Perodua Kancil mengadopsi mesin Daihatsu Mira L200 tapi sedikit modif.
Kancil jadi mobil terlaris di Malaysia pada 1990-an diminati para pemula atau anak muda sana.
Daihatsu Ceria generasi kedua 2003 lampu depan sudah membulat (OLX)
Bisa begitu lantaran bodi kecil sehingga praktis untuk kegiatan parkir serta terkenal sangat irit bahan bakar.
Saking larisnya, produksinya kian meningkat mulai dari 50.000 unit pada Desember 1995, 100.000 unit di awal tahun 1997 dan 250.000 unit di tahun 1998.