Spion motor harus terpasang, jangan coba-coba dicopot (Otomania.com)
"Jika yang kanan dibuat mengencangkannya searah jarum jam, saat bersenggolan dengan objek lain, bisa mengganggu keseimbangan berkendara," sebut Ridwan Arifin, Service Education PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) dikutip dari Kompas.com.
Logikanya, saat motor bersenggolan dengan motor atau objek lain dari arah berlawanan, spionnya otomatis kendur sehingga setang tidak tertekan.
Dipilih sebelah kanan saja yang terbalik arah dratnya, karena spion sebelah kanan lebih rawan kena senggol dari arah berlawanan.
Selain Yamaha, motor lain yang arah drat spionnya berlawanan adalah Kawasaki. (Delcy)