Find Us On Social Media :

Geger Debt Collector Versus Ormas Hingga Bentrokan Fisik, Begini Kronologisnya

By , Sabtu, 18 September 2021 | 16:15
Ilustrasi debt collector bentrok (Facebook.com/Rachmat Bayuni Putradjaja)

Setela itu berujung bentrok dan mengakibatkan korban dari kedua belah pihak.

Lokasi bentrokan debt collector dengan ormas. (TribunJabar.id)

"Sekira jam 14.30 Wib di Simpang Jalur Cibolang, tepatnya di warung Bah Bayun, ada enam debt collector sedang nongkrong dihampiri massa ormas sebanyak 30 orang, sehingga terjadi penganiayaan," katanya.

Akibatnya 2 orang menjadi korban, baik dari pihak ormasnya mau pun pihak debt collector.

"Korban dari ormas mengalami luka robek di pelipis. Korban dari pihak debt collector mengalami luka robek di kepala bagian belakang diduga akibat senjata tajam sebanyak 8 jahitan," katanya.

Baca Juga: Debt Collector Panas Dingin Gak Bisa Tidur, Motor Kreditan Dirampas di Jalan Bisa Dipenjara 12 Tahun

Tiga unit sepeda motor yang diambil oleh ormas saat usai terjadinya bentrok yang merupakan milik debt kolektor sudah diketahui keberadaannya

"Tiga motor yang dibawa oleh ormas saat ini disimpan dan diamankan di sekretariat Ormas di Kecamatan Cantayan Kabupaten Sukabumi," kata Yanto.

Dede Cahya Nugraha (27) saksi di lokasi kejadian mengatakan, peristiwa tersebut berawal dari sekelompok ormas mendatangi tempat nongkrong para morbag yang akhirnya berakhir keributan.

"Awalnya datang enam motor dari kelompok ormas, kemudian bertambah," ungkapnya.

Dede menambahkan kelompok debt collector yang berjumlah enam orang dengan menggunakan empat sepeda motor, langsung diserang menggunakan balok kayu sehingga salah satunya mengalami luka di kepala.

"Morbag yang merasa diserang memberikan perlawanan dan dari pihak ormas juga salah satunya ada yang menderita luka juga," jelasnya.

Artikel ini telah tayang di TribunJabar.id dengan judul "6 Debt Collector di Sukabumi Diserang Massa Ormas, Berawal Dari Motor Cicilan Tidak Dibayar"