Find Us On Social Media :

Gak Ada Ampun, Ducati Balapan Pakai Mesin 955 cc Lawan Motor 600 cc

By , Kamis, 23 September 2021 | 15:55
Pecco Bagnaia saat menjajal Ducati Panigale V2 955 cc (Ducati)

Triumph Daytona Moto2 765 punya grafis bendera Union Jack (Triumph)

"Kelas supersport selalu seru karena diikuti pembalap muda dan berpengalaman," jelas Gregorio Lavilla, Executive Director WorldSBK.

Mantan pembalap WorldSBK itu menyebut, hadirnya beragam motor baru ini akan menambah seru WorldSSP.

Perubahan regulasi ini juga mengikuti kelas supersport, yang dulu didominasi mesin 600 cc inline dari Jepang.

Baca Juga: Triumph Daytona Moto2 Diluncurkan Bareng MotoGP Inggris 2019, Kok Malah Dibully

Sebelumnya WorldSSP didominasi motor Jepang, misalnya Yamaha YZF-R6, Kawasaki ZX-6R, dan Honda CBR600RR.

Namun standar emisi EURO yang makin ketat, membuat motor 600 cc inline disuntik mati terutama di Eropa.

Tinggal kita tunggu saja regulasinya, agar motor-motor baru ini seimbang dengan pemain lama seperti Yamaha R6 dan Ninja ZX-6R lawas.

Ducati sendiri sudah resmi turun penuh di WorldSSP 2022, dengan skuat pembalap papan atas.

Oli Bayliss putra dari Troy Bayliss legenda WSBK (instagram.com/oli_bayliss32)

Timnya adalah Aruba.it Feel Racing, yang menangani tim pabrikan Ducati di World Superbike.

Pembalapnya Oli Bayliss, putra Troy Bayliss yang merupakan legenda WSBK dengan 3 gelar juara dunia bareng Ducati.

Lalu ada Nicolo Bulega, mantan murid akademi balap VR46 yang saat ini balapan di Moto2 bersama tim Federal Gresini.