"Michael Jordan dan merek Jordan membantu mendefinisikan kembali seperti apa garis tanda yang terbentuk dalam seorang atlet," kata Brahm Wachter, kepala Sotheby's Streetwear and Modern Collectables dalam sebuah pernyataan.
"Sneaker dari pertandingan NBA kelima Michael ini benar-benar memegang tempat khusus di hati para sneakerhead sebagai pendahulu Air Jordan 1, tetapi lebih dari itu, Air Ships juga menjadi artefak luar biasa," sambung dia.
Baca Juga: Anti Mainstream Honda BeAT Jadi Mirip Italjet Dragster, Area Kaki-kaki Bikin Melongo
Sepasang sepatu itu dikenakan Jordan selama musim Rookie di tahun 1984 dalam kemitraan pertamanya bersama Nike sebagai sponsor.
Jordan telah menandatangani kesepakatan sebelum musim dimulai, tetapi Air Jordan 1 belum siap untuk dia pakai di lapangan, sehingga dia harus memakai Air Ships.
Sementara itu, Nike membuat Air Ships dalam jumlah terbatas, beberapa di antaranya memiliki tulisan "Air Jordan" atau "Nike Air" di bagian tumitnya.
Tetapi, karena sempat melanggar aturan seragam NBA, sneaker itu dengan cepat menjadi terkenal.
Baca Juga: Update Harga Motor Matic Baru 110-125 cc Oktober 2021, Honda BeAT Cuma Segini
Diberitakan bahwa NBA mendenda Jordan sebesar 5.000 dollar AS atau sekitar Rp 71 juta setiap kali dia mengenakan sneaker itu di lapangan, meskipun Sole Collector mencatat tidak pernah ada bukti tentang hal ini.
Yang benar adalah bahwa eksekutif liga menulis surat kepada Nike yang menyatakan bahwa mereka melarang penggunaan sneaker tersebut, yang dengan cerdik diubah oleh Nike menjadi kampanye iklan.
Setelah memakainya di pertandingan NBA kelima, Jordan pun langsung memberikan Air Ships itu kepada Tommie Tim III Lewis, seorang ball boy Denver Nuggets.
Rumah lelang menilai sneaker itu dalam kondisi yang sangat baik.
Baca Juga: Murah Meriah, Motor Bebek Baru Desain Retro Modern Harga di Bawah Honda BeAT