Namun jika kontrak event telah diberikan, maka dapat tetap menjadi tuan rumah.
Baca Juga: Hore, Menpora Kasih Titik Cerah Usai Indonesia Terancam Gagal Gelar WSBK Dan MotoGP
Dengan kata lain, karena Indonesia sudah memiliki kontrak untuk MotoGP dan WSBK sebelum keputusan ketidakpatuhan, maka kedua event balap motor tersebut dapat berjalan sesuai rencana.
Tetapi tidak ada perjanjian baru yang dapat ditandatangani sampai 'pemulihan kembali'.
Sementara pembalap Indonesia tidak terpengaruh secara langsung.
Sayangnya sanksi ketidakpatuhan lainnya adalah bendera Indonesia tidak boleh dikibarkan di event olahraga Internasional.
Baca Juga: Gawat, Indonesia Ditegur WADA, WorldSBK Dan MotoGP Indonesia Terancam Batal?
Artinya jika seorang pembalap Indonesia naik podium mulai sekarang sampai ketidakpatuhan dicabut, bendera Merah Putih tidak boleh dikibarkan.
Sumber-sumber di Thailand menyatakan bahwa dibutuhkan setidaknya 3-4 bulan agar Kode WADA terbaru dapat dimasukkan ke dalam hukum Thailand.
Sementara situasi Indonesia diperkirakan akan memakan waktu lebih lama untuk diselesaikan.
WSBK Indonesia akan digelar 21 November 2021, sementara MotoGP Indonesia diselenggarakan 20 Maret 2022.