Pemasangan grand stand atau tribun penonton untuk ajang WSBK Indonesia 2021. (Dok. ITDC)
Baca Juga: Tiket WSBK Indonesia 2021 Resmi Dijual Serentak Di 5 Platform Digital, Ini Cara Dan Syaratnya
Dalam mendukung kebutuhan medis di area sirkuit, telah diberikan pelatihan selama 6 hari bagi tenaga medis yang akan bertugas di Medical Center.
Pelatihan ini menyangkut materi evakuasi medis via Helikopter, Intervensi Car, Ambulance, Ground Post, dan Pit Lane Ground Post sebagai simulasi apabila terjadi kecelakaan.
Penanganan medis pada pembalap sesuai dengan Standard Operating Procedure (SOP) yang ditentukan.
Fasilitas medis ini mendapat dukungan dari RSUP Provinsi NTB dan Kementerian Kesehatan RI.
Baca Juga: Jelang WSBK Indonesia 2021, Ternyata Segini Harga Tiket Resmi yang Paling Murah
Managing Director The Mandalika Bram Subiandoro menjelaskan, di tengah pandemi dan semakin dekatnya waktu penyelenggaraan, mereka berupaya keras menyelesaikan sejumlah pekerjaan agar kelengkapan sirkuit selesai tepat waktu.
”Dengan dukungan dan sinergi seluruh pihak, kami optimistis dapat mengejar tenggat penyelesaian kelengkapan sirkuit ini,” katanya.
Dia memastikan pastikan seluruh kegiatan pembangunan memperhatikan aspek K3 yaitu keselamatan dan kesehatan kerja serta sesuai dengan SOP di lapangan.
”Kami berterima kasih kepada seluruh tim konstruksi yang tetap bersemangat dan tidak kenal lelah,” katanya.
Baca Juga: Jelang WSBK Indonesia 2021, Sirkuit Mandalika Gelar Pelatihan Untuk Tenaga Medis
Sementara itu, Direktur Utama MGPA Ricky Baheramsjah menuturkan, melihat kelengkapan fasilitas dan kualitas sirkuit, dia optimistis lolos proses homologasi oleh Fédération Internationale de Motocyclisme (FIM).