Keringkan bagian-bagian yang dapat dijangkau dengan menggunakan kain majun yang bersih sembari roda sedikit diputar perlahan.
Cara ini akan lebih mudah jika posisi kendaraan pada main stand atau standar tengah.
Hal ini bertujuan untuk menghilangkan kotoran dan lumpur yang menempel akibat terbawa air hujan yang dapat mengakibatkan karat dan rem menjadi seret.
2. Analisa kondisi rem melalui suara yang timbul saat pengereman
Kenali suara-suara yang timbul saat pengereman, menjadi salah satu indikator kondisi pengereman kendaraan.
Suara yang timbul pada umumnya suara mendecit yang berarti ada kotoran diantara kampas rem dengan piringan cakram.
Suara yang timbul pada umumnya akan mengurangi daya cengkram rem sehingga pengereman kurang maksimal.
Selain itu adanya suara gesekan yang cukup keras, merupakan ciri kampas rem yang sudah mendekati limit batas ketebalan.
Maka untuk penanganan hal ini disarankan melakukan penggantian kampas rem.
Baca Juga: Motor Baru Yamaha Zuma 125 2022, Mesin NMAX Pakai Bodi Adventure
3. Gunakan Yamaha Genuine Part
Untuk menjaga performa pengereman tetap optimal disarankan menggunakan suku cadang asli Yamaha (Yamaha Genuine Part) dengan jaminan kualitas dan keaslian suku cadang Yamaha.
Produk ini bisa didapatkan di seluruh jaringan bengkel resmi Yamaha.
Selain itu juga bisa konsultasi secara langsung dengan teknisi Yamaha yang sudah dibekali dengan pengalaman maupun keterampilan yang baik dalam perawatan sepeda motor.