”Pit building dibangun dengan sistem modular. Terdiri dari atas lantai,” kata Bram.
Lantai dasar pit building merupakan lokasi bagi pembalap dan krunya, sementara lantai dua untuk tribune penonton VVIP dan media center.
Pada area ini, penonton bisa melihat langsung balapan dengan jelas karena berhadapan langsung dengan garis start dan finis.
Adapun lantai tiga digunakan untuk fasilitas-fasilitas pendukung lainnya.
Menurut Bram, konstruksi pit building dengan sistem modular telah dihitung oleh teknisi sehingga aman dan memenuhi syarat untuk digunakan saat balapan.
Baca Juga: Ini Alasan Sirkuit MotoGP Indonesia Ada Di Mandalika, Padahal Indonesia Kaya Destinasi Unggulan
Bram menambahkan, race control yang menjadi lokasi supervisi jalannya balapan saat ini dalam tahap penyelesaian fasad atau sisi luar bangunan serta instalasi sistem elektronik balapan.
Observation deck di area sirkuit juga dalam tahap penyelesaian toilet dan area pengantaran.
Pembangunan tribun penonton, kata Bram, juga terus dikebut.
Saat ini sedang berlangsung pemasangan grand stand (panggung) yang tersebar di sejumlah titik.
Titik-titik tersebut berdekatan dengan tikungan 15, 16, 17, 1, dan garis finish.
Seluruhnya ditargetkan selesai pengerjaannya sebelum balapan berlangsung.
Fasilitas kesehatan juga dipersiapkan. Hal itu dengan dibangunnya medical center pada sirkuit, termasuk helipad di sisi utara.