Pengelola juga menyediakan fasilitas kesehatan berupa tenda prokes yang berisi pelayanan swab antigen dan PCR dengan berkolaborasi bersama RSUD Provinsi NTB.
Sementara di area sirkuit, ITDC-MGPA juga menyiapkan satu ruang isolasi, tujuh tenda medis, dua ruang mini klinik, dan enam unit ambulans.
Baca Juga: Bikin Pangling, Penampakan Sirkuit Mandalika Setelah Dicat Jelang WSBK Indonesia 2021
Ruang isolasi berfungsi melokalisir pasien suspek Covid-19 di area event WSBK yang akan diserahterimakan kepada satgas.
Ruang isolasi ini akan didampingi oleh dokter umum dan perawat.
Sementara tenda medis akan difungsikan sebagai akses cepat ke pasien, triase, stabilisasi, fasilitas untuk menangani cedera/penyakit ringan, serta transportasi.
Tenda medis juga akan diisi oleh perawat, paramedik dan dokter umum.
Sedangkan, penyediaan mini klinik akan menjadi tindakan lanjutan bagi pasien yang tidak mendapatkan fasilitas di tenda medis seperti infus maupun injeksi.
Di dalam mini klinik akan ada dokter spesialis, dokter umum, perawat, dan paramedik.
Ada pun 6 unit ambulans disediakan sebagai bantuan paramedis gawat darurat dan transportasi pelayanan kesehatan ke rumah rujukan.
Direktur Utama MGPA, Ricky Baheramsjah menyampaikan terima kasih kepada tim Kemenkes dan RSUD Provinsi NTB.
Baca Juga: Sikat Bro, Tiket Gratis Nonton Langsung WSBK Indonesia 2021 Dari Motul
Mereka telah memberikan dukungan total dalam mempersiapkan kelengkapan sarana prasarana kesehatan menjelang WSBK di The Mandalika.