MOTOR Plus-online.com - Jaringan copet internasional ditangkap saat WorldSBK Indonesia 2021 di sirkuit Mandalika, Lombok, NTB, sering beraksi di Malaysia dan Singapura.
Penangkapan jaringan pencopet tersebut merupakan hasil pengungkapan polisi tak berseragam yang menyusup ke tribun penonton.
Lalu, polisi menemukan aksi pencurian tersebut saat balapan WSBK Indonesia 2021 berlangsung, (19-21/11/2021).
Komplotan ini berjumlah delapan orang.
Terdapat satu keluarga yang terdiri dari ayah berinisial DC, ibu LO, anak DA.
Serta satu orang merupakan tetangganya, AW yang telah ditetapkan sebagai tersangka.
Direskrimum Polda NTB, Kombes Pol Hari Brata mengungkapkan, komplotan pencuri tersebut memiliki peran yang berbeda-beda.
"Keempat pelaku mempunyai tugas yang berbeda, anak pelaku bertindak sebagai pengalih perhatian, ibunya sebagai eksekutor, tetangga pelaku mengoper barang dan terakhir suami atau bapak pelaku bertindak sebagai pengumpul barang," kata Hari dalam keterangan pers, Selasa (23/11/2021).
Baca Juga: Kisah Inspiratif Toprak Razgatlioglu, Dari Keluarga Tak Mampu Sampai Dianaktirikan Kawasaki
Modus operasi yang dilakukan pelaku yaitu mengambil barang berharga dari tas wanita yang terbuka dan lengah.
Dengan sistem kerja sama, ada yang mengambil, mengoper, memepet dan ada yang membongkar barang bukti.
Sebelum melakukan aksinya, mereka menginap di sebuah kos-kosan di Desa Gerupuk dan menyewa kendaraan untuk menuju lokasi.