Di Yamaha, mereka tahu tuntutan sang juara yang tidak bisa dikompromi.
“Jika saya melihat mereka (Yamaha, red) menuju ke arah yang sama sekali berbeda, maka ini bisa mempengaruhi masa depan saya bersama Yamaha," jelas Quartararo.
"Saya sangat berharap mereka akan mendengarkan saya. Tapi bukan hanya saya, bahkan 'Dovi' dan Franco meminta tenaga lebih dari mesin,” sebutnya.
"Yamaha tahu persis apa titik lemahnya," tutup Quartararo.
Baca Juga: Sirkuit Mandalika Siap Hadapi MotoGP Indonesia 2022, Tapi Ada Beberapa Catatan