Keributan dan pemukulan
Kuswardoyo Manajer Humas PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daop 2 Bandung membenarkan adanya peristiwa tersebut.
Kejadian itu terjadi di perlintasan Ibrahim Adjie, Kiaracondong, Bandung pada Jumat (3/12/2021) sekitar pukul 16.45 WIB.
Dia mengatakan, insiden itu bermula saat anggota Komunitas Edan Sepur memberhentikan dan menegur pengendara yang melanggar aturan lalu lintas.
"Saat itu, ada pengendara motor yang melintas dan melanggar aturan dan diingatkan, namun yang bersangkutan tidak terima ketika ditegur dan sempat terjadi cekcok," ujar Kuswardoyo saat dihubungi Kompas.com, Minggu (5/12/2021).
"Beberapa saat kemudian, para pelanggar lalu lintas ini kembali lagi ke lokasi dan terjadilah pengeroyokan tersebut," imbuhnya.
Saat ini, terang Kuswardoyo, para pelaku pengeroyokan sudah ditangkap oleh pihak yang berwajib.
Korban pengeroyokan Kuswardoyo mengatakan, sebelum kejadian, Komunitas Edan Sepur, petugas Dishub Kota Bandung, serta polisi khusus kereta api (Polsuska) tengah melakukan sosialisasi dan edukasi keselamatan di perlintasan KA.
Baik petugas Dishub dan Polsuska yang ikut di lokasi, imbuhnya, berusaha melerai, namun kemudian petugas Dishub ikut terkena pemukulan.
"Tercatat 4 orang dari Komunitas Edan Sepur dan 2 petugas Dishub yang menjadi korban pengeroyokan. Petugas dan relawan korban pengeroyok sedang dilakukan visum," tutur Kuswardoyo.
PT KAI sangat menyesalkan atas terjadinya kejadian tersebut.
Menurutnya, diperlukan keterlibatan semua pihak untuk ikut berpartisipasi dalam kegiatan edukasi keselamatan di perlintasan KA.