Bila menemukan adanya perbedaan antara dua nomor tersebut, bisa diindikasikan produk tersebut palsu.
2. Perhatikan Tutup Botol
Semua produsen oli pasti memiliki seal untuk memberikan tanda bahwa produk tersebut baru.
Ketika tutup dibuka, maka segel akan otomatis rusak.
Jika menemukan produk dengan segel cacat, apalagi dijual dengan harga miring, urungkan niat untuk membeli. Bisa jadi oli sudah dioplos dan dikemas ulang.
Namun, juga perlu mewaspadai oknum pemalsu yang sudah canggih.
Mereka bisa membuat segel layaknya dari pabrikan. Intinya, jangan mudah tergiur harga murah dan selalu beli di toko resmi.
3. Cermati Label Botol
Biasanya oknum pemalsu oli akan menekan biaya produksi.
Sehingga umumnya akan membuat label terlihat tidak mencolok dan kurang begitu diperhatikan.
Sementara beberapa produsen pelumas menggunakan semacam logo hologram dan kode tersendiri untuk menunjukkan keaslian produk mereka.
Meski tampilan bisa terlihat sangat mirip, akan ada perbedaan saat diteliti. Sebab, detail label yang digunakan berkualitas rendah.