Lebih tinggi dari produk BBM non-subsidi Pertamax Turbo dan Shell V-Power Nitro Plus yang di angka RON 98.
Alasan bensin motor MotoGP di angka RON 102 karena kebutuhan motor yang memerlukan karena motor MotoGP butuh kompresi dan putaran mesin yang tinggi.
Baca Juga: Coba Tebak Bro, Posisi Tangki Bensin Motor MotoGP Ada di Mana?
2. Pemasok Bensin Motor MotoGP Beragam
Tidak seperti BBM di SPBU yang menjual produk satu merek saja, misalkan SPBU Pertamina menjual line-up Pertalite, Pertamax dan Pertamax Turbo.
Demikian juga SPBU Shell yang menjajakan Shell Power, V-Power dan V-Power Nitro Plus.
Pemasok bensin untuk motor MotoGP beraneka ragam, sebut saja motor MotoGP pabrikan Yamaha YZR-M1 pakai Eneos, motor MotoGP Ducati pabrikan Desmosedici GP mengonsumsi bensin Shell.
Kemudian, motor MotoGP Honda pabrikan RC213V pakai Repsol dan motor MotoGP Suzuki pabrikan, GSX-RR mengandalkan Motul.
Baca Juga: Jelang MotoGP 2022 Indonesia Di Sirkuit Mandalika, Ini 4 Fakta Penting Wajib Diketahui
Sementara tim MotoGP satelit motornya menggunakan merek bensin lain sebut saja motor MotoGP skuat Petronas Yamaha SRT menggunakan bensin Petronas.
Sesuai aturan di kelas MotoGP kalau motor MotoGP bisa menggunakan produk bensin dari banyak supplier tergantung kontrak kerja sama.
Sementara untuk kelas di bawah MotoGP, yaitu Moto2 dan Moto3 hanya boleh menggunakan satu produk bensin alias one make fuel, yaitu Petronas.
3. Takaran BBM Motor MotoGP Bukan Liter Tapi Kilogram (Kg)