Find Us On Social Media :

Jelang MotoGP 2022 Indonesia Di Sirkuit Mandalika, Fakta Bensin Motor MotoGP Sama Gak Dengan BBM Yang Dijual Di SPBU?

By Rabu, 22 Desember 2021 | 15:55
Jelang MotoGP 2022 Indonesia di sirkuit Mandalika, fakta bensin motor MotoGP sama tidak dengan BBM yang dijual di SPBU (Box Repsol)

Nah yang bikin beda bensin motor MotoGP dengan bensin yang dijual di SPBU adalah soal takaran atau ukuran.

Bensin motor MotoGP ukurannya tidak menggunakan takaran isi atau volume dengan ukuran liter.

Bensin motor MotoGP diukur berdasarkan takaran berat atau kilogram (Kg).

Bukan tanpa alasan bensin motor MotoGP dihitung dengan takaran berat agar memudahkan dalam mengukur bobot minimum motor MotoGP sesuai dengan aturan yang berlaku, 157 kg.

Selain itu, kalau dihitung secara takaran volume bikin sulit karena bensin MotoGP dengan RON di atas 102 mudah memuai.

Sejurus suhu meningkat maka volume atau liter bensin pun bisa berkurang karena pemuaian.

Takaran bensin motor MotoGP dibatasi maksimum hingga berat 16,5 kg atau setara dengan 22 liter.

Baca Juga: Konsumsi Bensin Motor MotoGP Bikin Penasaran, Harga Bensin Per Liternya Tembus Segini

4. Suhu Bensin Motor MotoGP Lebih Dingin

Bensin motor MotoGP suhunya bisa lebih dingin 15 derajat Celcius dari suhu ruang dan berbeda dengan BBM yang dijual di SPBU yang berdasarkan suhu di sekitar SPBU.

Alasan bensin motor MotoGP suhunya lebih dingin agar wujudnya lebih padat dan memperkecil pemuaian saat pengisian.

Proses pendinginan bensin motor MotoGP ada alatnya tersendiri dan untuk pengisian atau refuelling ke dalam tangki motor MotoGP ditetapkan 45-60 menit sebelum sesi latihan, pemanasan atau balapan berlangsung.

Setelah proses pengisian, motor MotoGP tidak boleh diutak-atik lagi.