"Korban seketika meninggal dunia karena luka yang cukup fatal dan motornya rusak berat," ungkapnya.
Sedangkan pengemudi truk inisial TM (25) juga diamankan.
"Sopir truk juga kami amankan, dari pengakuan sopir di depannya ada tiga buah mobil jadi ia harus memperlambat laju kendaraannya, " katanya.
Dari informasi yang dihimpun, jasad MI korban laka lantas kemarin sudah dimakamkan di TPU Telaga Swidak, sekitar pukul 09:00 WIB, Senin (27/12/2021).
Baca Juga: Polisi DKI Jakarta Siapkan Sirkuit Balapan Motor, Pembalap Minta Dilibatkan
Diketahui sebelumnya, seorang pelajar menjadi korban kecelakaan lalu lintas ketika sedang mengendarai sepeda motor Honda Vario di sekitar kawasan Dekranasda Jakabaring, Minggu (26/11/2021) sore.
Kondisi korban sangat mengenaskan dengan kondisi remuk tulang tengkorak.
Korban diketahui berinisial MI dan masih duduk di kelas 10 SMK Negeri 2 Palembang.
Dedi orang tua korban mengungkapkan, ia tidak tahu persis waktu kejadian nahas itu.
Dedi dan sang istri mendapat kabar dari teman-teman MI yang datang ke rumah dan memberi tahu jika anaknya itu mengalami kecelakaan.
"Saya lagi sholat Maghrib, denger kawan-kawan almarhum datang ke rumah ada berita itu. Saya kaget dan dengar istri teriak histeris. Posisi saya lagi rakaat kedua. Selesai sholat saya bergegas pergi ke lokasi kejadian, " kata Dedi saat dijumpai di RSUD Bari.
Terakhir kali ia bertemu dengan korban sekitar pukul 16:00 WIB, saat itu MI pamit dan hendak pergi sebentar ke tempat temannya.
"Dia pamit mau pergi sebentar, pas di lokasi posisi almarhum anak saya hanya ditutupi daun pisang tanpa ada yang bantu, " ungkapnya.