Find Us On Social Media :

Mengenal Sirkuit Ancol, Sirkuit Internasional Pertama Di Indonesia Berbentuk Kuda Lumping

By , Rabu, 29 Desember 2021 | 15:30
Ilustrasi balapan disirkuit Ancol (widodogroho.com)

Ali Sadikin yang saat itu menjabat sebagai Gubernur DKI.

Hal ini bertujuan agar banyak menyedot pembalap asing agar mau bertarung di sirkuit Ancol, Jakarta Utara.

Renovasi sirkuit Ancol (Perpunas)

Sirkuit ini sepertinya mengalami beberapa kali renovasi dalam proses pembangunannya.

Pada bulan Oktober tahun 1969, diadakan acara Jaya Antjol Race I dimana saat itu kondisi sirkuit hanyalah berupa jalanan perumahan biasa dengan tikungan yang patah-patah.

Lebar sirkuit ini hanya 7 sampai 10,5 meter saja dengan panjang lintasan 3.590 meter.

Selanjutnya pada tahun 1970, diadakan Jaya Antjol Race II pada bulan Oktober.

Pada acara kali ini, panjang sirkuit diubah menjadi 3.950 meter dan jumlah tikungannya ditambah 2 menjadi 12 tikungan.

Pada tahun 1971, sirkuit Ancol dipugar secara total Dengan biaya sekitar 400 juta rupiah pada tahun 1971.

Dana tersebut digunakan untuk pengaspalan hotmix, pembangunan paddock, pit dan tower.

Paddock sirkuit Ancol ini terdiri dari 3 ruangan yang masing-masing berukuran 150 m x 12 m, 75 m x 12 m dan 51 m x 5 m.

Paddock ini sanggup menampung sekitar 100 mobil atau 150 motor balap termasuk perlengkapannya.

Baca Juga: Ini Pembalap Indonesia Di Zaman Sirkuit Ancol, Pada Tahu Belum?