Find Us On Social Media :

Mengenal Sirkuit Ancol, Sirkuit Internasional Pertama Di Indonesia Berbentuk Kuda Lumping

By , Rabu, 29 Desember 2021 | 15:30
Ilustrasi balapan disirkuit Ancol (widodogroho.com)

Tidak heran kalau kemudian sirkuit ini menjadi salah satu yang terbaik di Asia pada waktu itu tepat di belakang sirkuit Fuji, Jepang.

Tidak heran juga kalau kemudian ada banyak acara berskala internasional yang dihadirkan di sirkuit ini seperti misalnya Grand Prix Ancol, endurance 7 jam Ancol dan sebagainya.

Mobil-mobil yang berlaga di sirkuit ini juga sebenarnya tidak main-main juga. PT. Astra misalnya, pernah mengembangkan Toyota Starlet KP47 dan Toyota Corolla KE30 dengan Tom's Jepang khusus untuk spesifikasi sirkuit ini.

Sirkuit Ancol sendiri awalnya dikelola BPP Ancol, dan sempat dipegang oleh Herman Sarens Sudiro sedangkan untuk Tinton Soeprapto kebagian pada tahun 1983.

Sampai kemudian Gubernur Soeprapto mengirim perintah kepada Ketua Ikatan Motor Indonesia (IMI) yang pada saat itu dijabat oleh Hutomo Mandala Putra, yang akrab dipanggil Tommy.

Yang intinya, boleh menggunakan sirkuit Ancol sampai ada penggantinya.

Baca Juga: Wuih, Yamaha TZR250 Motor Balap Zaman Ancol Masih Ada, Tersisa 2 Unit

Luas area sirkuit Ancol yang semula 40 hektar jadi mengecil yang menyisakan luas lahan sekitar 12 hektar.

Gambaran sirkuit Ancol untuk Formula E (Tribun Jakarta)

Selain warga pemukiman terganggu dengan deru mesin balap dan polusi asap, Sarana di dalam arena sendiri banyak yang rusak.

Barangkali satu-satunya yang masih mulus pada saat itu hanya lintasan sirkuitnya sendiri.

Hingga pada akhirnya Sirkuit Ancol pun ditutup pada tahun 1992, digantikan oleh Sirkuit Sentul yang berada di Bogor yang berjarak 40 km dari Jakarta.

Terbaru sirkuit Ancol bakal kembali dihidupkan setelah pemprov Jakarta menetapkan lokasi sirkuit untuk Formula E.