"Iya masih (trauma)," kata Jajang.
"Dulu anak bapak ketabraknya dimana? Di tempat yang sama? (dengan Salsa)?" tanya Dedi Mulyadi.
"Iya sebelahnya, ke bawah sedikit," tutur Jajang.
Meski begitu, Jajang menyebut orang yang menabrak anak sulungnya bertanggungjawab dan telah diproses hukum.
"Ada (tanggungjawab), udah diproses hukum, udah beres," kata Jajang.
Merinding Lihat Tulisan Bermotif Darah
Setelah berbincang dengan ayah Salsa, Kang Dedi menyempatkan melihat isi kamar korban.
Di sana Kang Dedi mengaku merinding melihat tulisan nama Salsa berwarna merah yang dibuat seolah menggunakan darah bahkan ada seperti tetesan darah.
Sedangkan tulisan lainnya di tembok kamar, meski juga berwarna merah namun tak ada motif ceceran darah.
Ternyata Handi Saputra korban tabrak lari di Nagreg, Jawa Barat ternyata hobi modifikasi motor. (Sidki/Tribun Jabar)
"Ini mistik banget tulisannya, merinding saya," kata Kang Dedi sambil meraba tulisan itu.
Bahkan beberapa saat kemudian, videografer Kang Dedi berlari ketakutan ke luar kamar Salsa.