Tim Ducati juga tidak keberatan jika Casey Stoner kembali bersama mereka, tetapi itu tidak mudah.
Casey Stoner sendiri bilang bahwa dia menyukai ide menjadi "mentor" bagi para pembalap MotoGP.
Namun ada aspek penting yang membuatnya menjauh dari paddock MotoGP.
"Ini adalah sesuatu yang ingin saya lakukan di akhir karir saya, tapi itu tidak mudah," ujar Casey Stoner dikutip dari Tuttomotoriweb.it.
"Saya memiliki keluarga di Australia dan jika saya berpergian saya harus meninggalkan mereka untuk waktu yang lama," sambungnya.
Baca Juga: Siapa Yang Terbaik Antara Marquez, Pedrosa, Stoner atau Lorenzo? Ini Kata Bos Honda
Casey Stoner tinggal di Australia bersama istrinya, Adriana dan dua putri mereka.
Menjadi pelatih di MotoGP tentu mengharuskannya berada jauh dari rumah dalam waktu yang lama.
Kemungkinan Stoner akan menjalani perannya sebagai pelatih untuk beberapa balap saja.
"Jika saya menjadi pelatih, saya tidak ingin melakukannya setengah-setengah,"
"Jika saya melakukannya, saya ingin melakukannya dengan benar untuk membantu,"