Namun, ia tidak berani menolong karena pelaku membawa sajam.
Saat peristiwa itu terjadi, kata Maslikan, korban ditutup mulutnya sehingga tidak bisa berteriak meminta bantuan meskipun lokasi kejadian persis di tepi jalan.
"Mulutnya (korban) disekap dari belakang jadi nggak bisa teriak. Sambil dipukuli pakai helm," kata Maslikan, saat ditemui di lokasi kejadian Kamis, dikutip dari TribunJateng.com.
"Pelaku itu minta hape korban, hapenya mana, hapenya mana, bilang begitu," sambungnya.
Baca Juga: Kejahatan Merajalela, Polisi Turunkan Siluman Untuk Buru Begal Dan Geng Motor
Kemudian, lanjutnya, salah satu pelaku yang membawa sajam langsung membacok korban dan mengenai tangan kiri hingga putus.
"Tangannya dibacok sampai putus,"ungkapnya.
Setelah itu, para pelaku melarikan diri ke arah barat. Sementera korban ditinggal di lokasi kejadian dengan tangan terluka.
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Kronologi Pengendara Motor Ditebas Begal hingga Tangan Kirinya Putus"