Find Us On Social Media :

Niat Mau Lapor Motor Hilang Malah Dipukul Polisi Hingga Kapolsek Turun Tangan dan Proses Anggotanya

By Minggu, 16 Januari 2022 | 12:58
Ilustrasi polisi pukul pemotor (Kompas.com)

Pelaku menggunakan modus traktir makan, lalu pinjam dan bawa kabur motor korban.

Tepat pada hari itu, driver ojol tersebut lapor ke Polsek Cileungsi tapi tidak ditanggapi.

Tak putus asa, dua hari kemudian korban kembali laporkan kasus tersebut.

Namun driver ojol itu justru kembali dapat perlakuan atau kata-kata yang tidak menyenangkan.

Ia bahkan dipukul oleh oknum polisi tersebut.

"Sudah (lapor), tapi enggak ditanggapi sama polisi Cileungsi. Abang saya malah dipukul dadanya karena katanya kalau enggak ada uang, enggak diurus," tulis akun tersebut.

"Abang saya datang ke kantor polisi buat minta surat kehilangan SIM sama STNK, tapi nggak dikasih suratnya, malah dilewatin. Terus abang saya bilang lagi ke orang polisinya tapi malah dipukul dada sekali. Terus akhirnya dipisahin sama orang-orang di sana," tulis bunyi percakapan dalam akun tersebut.

"Abang saya lihat, di sana orang-orang yang ada keperluan buat ngurus pada ngasih uang, jadinya baru ditanggepin," tambahnya.

Kapolsek Cileungsi Kompol Andri Alam membenarkan kejadian pemukulan oleh oknum polisi di kantornya pada Senin (10/1/2022) pagi itu.

Andri mengaku sangat menyesalkan perbuatan anggotanya yang berselisih paham dengan driver ojol tersebut.

"Iya betul. Kita juga sudah langsung melakukan tindakan terhadap anggota (oknum polisi). Tindakan kita sudah tepat dan diakui lewat testimoni korban, bahwa diperlakukan dengan baik, dibantu, dan anggota yang berselisih paham sudah kita proses juga," ungkap Andri saat dihubungi Kompas.com, Selasa (11/1/2022).

"Akun yang mengunggah itu juga sudah mengklarifikasi di Instagramnya dia," imbuh dia.

Yang jelas, tegas Andri, pihaknya sudah menindaklanjuti oknum polisi tersebut.