Namun perlu dicatat bahwa uang bantuan ini berupa pinjaman alias harus dikembalikan lewat Bank BRI lagi dengan cara dicicil.
Oleh Bank BRI uang Rp 261 triliun ini disalurkan lewat Kredit Usaha Rakyat atau KUR pada 2022.
Bantuan pinjaman KUR bisa dibilan pinjaman tanpa agunan atau tanpa jaminan alias KTA.
Yang jadi jaminan atau agunan dari pinjaman KUR ini yaitu usaha yang sedang dijalani.
Catur Budi Harto Wakil Direktur Utama BRI mengungkapkan, alokasi KUR menjadi hal positif bagi BRI untuk mendukung pengembangan ekosistem ultramikro.
Dilansir dari laman resmi BRI, BRI menyediakan 3 jenis KUR untuk pelaku UMKM.
Baca Juga: Bulan Februari 2022 Bantuan 3,55 Juta Dibuka Lagi, Siapkan KTP dan Dokumen Ini Buat Daftar
1. KUR Mikro
Pinjaman maksimal Rp50 juta per debitur dengan suku bunga 6 persen per tahun.
KUR Mikro berupa pinjaman Kredit Modal Kerja (KMK) dengan jangka waktu paling lama 3 tahun dan Pinjaman Investasi (KI) dengan jangka waktu paling lama 5 tahun.
2. KUR Ritel
Besar pinjaman sebesar Rp50 hingga Rp500 juta kepada para pelaku UMKM dengan suku Bunga efektif 7 persen per tahun.
Sama seperti KUR Mikro, memberikan pinjaman Kredit Modal Kerja (KMK) dengan jangka waktu paling lama 3 tahun dan Kredit Investasi (KI) dengan jangka waktu paling lama 5 tahun.