Find Us On Social Media :

Pilih Helm Full Face Untuk Motoran, Simak Plus Minus Pakai Helm Tipe Ini

By , , Kamis, 03 Februari 2022 | 15:09
Ilustrasi riding pakai helm full face. (Motorcyclenews.com)

Menurut Sony Susmana, selaku Training Director Safety Defensive Consultant Indonesia (SDCI), helm full face lebih dianjurkan untuk para pemotor karena lebih safety.

"Idealnya pengendara motor memang menggunakan helm full face, helm half face lebih cocok dipakai pembonceng," ungkap Sony dikutip dari GridOto.com.

"Alasannya helm full face lebih aman, dapat menerima benturan dan bisa melindungi bagian dagu serta wajah pengendara jika ada kecelakaan," lanjutnya.

Helm full face juga memiliki berbagai desain dan model menarik yang bisa dipilih sesuai selera.

Bahkan terkadang ada versi edisi khusus dengan livery helm khusus yang dipakai oleh pembalap terkenal.

Hal ini yang membuat helm full face edisi khusus juga menjadi salah satu barang koleksi.

Baca Juga: Begini Aturan Kode-kode di Helm Motor, Bukan Asal Tempel Lho

Kekurangan

Meski diklaim lebih aman dari helm half face atau open face, tentunya helm half face juga memiliki kelemahan.

Salah satunya ada di bagian visibilitas yang bisa dilihat pemotor dari area visor helm.

Menurut Sony, kelemahan helm full face ada pada daya pandang pengendara yang terbatas.

"Kelemahan helm full face yaitu punya titik blind spot yang besar, artinya pandangan pengendara terbatas saat memakai jenis ini," ujar Sony.

"Titik blind spot ini karena daya pandang pengendara yang hanya ada di bagian visor atau kotak kacanya saja," lanjutnya.