Find Us On Social Media :

4 Pembalap Indonesia Jadi Skuat Yamaha Racing Indonesia di ARRC 2022, Ini Kata Mereka

By , Selasa, 22 Februari 2022 | 18:30
Ada 4 pembalap Indonesia yang menjadi skuat Yamaha Racing Indonesia (YRI) di Asia Road Racing Championship (ARRC) 2022, ini kata mereka. (YIMM)

Lalu di kategori AP250, ada Anggi Setiawan dan Aldi Satya Mahendra memiliki motivasi yang kuat untuk mendapatkan target 8 besar dengan menggeber motor Yamaha YZF-R25.

Anggi Setiawan asal Palu akan membalap di tahun keempatnya di kelas AP250.

Sedangkan Aldi Satya Mahendra, yang berstatus naik kelas dari UB150, akan bertarung di AP250 tahun pertamanya.

"Saya sangat senang akhirnya kembali ke tim Yamaha Racing Indonesia yang telah membesarkan karir saya di ajang internasional," kata Galang Hendra.

"Tentunya saya sangat bersemangat dengan berbekal pengalaman di kejuaraan Eropa dan WSS600, menjadi acuan bagi saya untuk bisa meraih prestasi di Asia," lanjutnya.

Baca Juga: Sah! Pembalap Indonesia Ini Dikontrak Tim Malaysia Berlaga Di Asia

"Persiapan saya memperbanyak latihan motor di Sentul bersama dengan adik saya Aldi. Sirkuit di ARRC tahun 2022 ini bukan sirkuit baru untuk saya, karakter sirkuitnya sudah saya ketahui," ungkap Galang.

"Namun, dengan karakter motor Yamaha YZF-R6, saya harus beradaptasi kembali dengan lebih cepat untuk spesifikasi Asia agar mendapatkan settingan yang terbaik," ucapnya.

"Hal ini memerlukan strategi berkomunikasi yang baik dengan tim karena motor Supersport ini memerlukan informasi sangat detail untuk mencapai settingan yang sempurna," jelas Galang.

Sementara itu, M. Faerozi Toreqottullah mengucapkan terima kasih kepada YRI atas kepercayaan mereka kepada dirinya.

"Alhamdulillah dan terima kasih kepada Yamaha yang telah memberikan kepercayaan saya kembali bergabung membela tim YRI untuk balapan di kelas Supersports 600cc ARRC," bilang Faerozi.

"Di tahun ini saya sudah melakukan beberapa latihan terutama fisik dan latihan motor menggunakan motor YZF-R6 di Sentul Sirkuit. Semoga di official test dan seri 1 berjalan dengan lancar," harap pria yang akrab disapa Feroz Kuncir.

"Di tahun 2020 kompetisi hanya berjalan satu seri dan itu tidak memuaskan. Karenanya di tahun 2022 ini saya akan berusaha semaksimal mungkin memberikan yang terbaik untuk Indonesia di kelas yang saya ikuti," tegasnya.