Find Us On Social Media :

Yamaha Vega Jadi Saksi Dua Pemuda Babak Belur Dikeroyok Massa di Surabaya

By Jumat, 25 Februari 2022 | 11:50
Ngeri, Yamaha Vega jadi saksi dua pemuda di Surabaya babak belur dikeroyok massa, ternyata ini penyebabnya. (Istimewa/ Tribun Jatim)

Mungkin karena panik, saat hendak berbelok ke Gang IV, keduanya malah terjatuh dari motor.

Satu orang pelaku yang bertugas menjadi joki berhasil disergap warga, sedangkan pelaku lainnya sempat kabur masuk ke dalam Gang IV, tapi berhasil dikejar hingga diamankan warga.

Setelah dihadiahi 'bogem mentah' dari warga yang geram atas ulahnya, mereka kemudian digelandang ke dalam Pos Sekretariat RT 03/RW 03, Kendangsari, Tenggilis Mejoyo, Surabaya.

Ayaha korban, M Syaiful mengungkapkan, warga sempat menanyai kedua pelaku, yang ternyata pernah melakukan aksi kejahatan serupa sebanyak dua kali.

Setahu dia, insiden penjambretan ponsel itu baru pertama kali terjadi di permukimannya. Namun jika aksi pencurian motor, terbilang sering.

Baca Juga: Bule di Mandalika Jadi Korban Jambret Saat Lagi Naik Motor, Kerugiannya Sampai Belasan Juta Rupiah

"Katanya pernah 2 kali," ungkap Syaiful.

Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Tenggilis Mejoyo Polrestabes Surabaya, Ipda Dedhie Setyawan mengungkapkan, para pelaku mengaku sudah dua kali beraksi di wilayah Surabaya.

"Barang bukti yang diamankan satu unit ponsel dan satu unit motor Yamaha Vega R sarana milik tersangka," ujar Ipda Dedhie Setyawan saat dihubungi TribunJatim.com.

Sebelumnya, video maling ponsel ditangkap warga beramai-ramai di Kelurahan Kendangsari, Kecamatan Tenggilis Mejoyo, Surabaya, viral di media sosial, Selasa (22/2/2022) dini hari.

Momen tersebut diunggah akun Facebook (FB) @Sinyo Sipiet Abdul Muhni, dalam dua video unggahan terpisah berdurasi tidak lebih dari 30 detik.

Dari video tersebut, tampak seorang maling ponsel diamankan oleh warga di sebuah ruang kecil yang bertuliskan pada bagian dinding atasnya, Kantor Sekretariat Pos Kamling RT 03/RW 03, Kendangsari, Tenggilis Mejoyo, Surabaya.

Maling tersebut, sepertinya hendak dibawa masuk ke dalam mobil patroli polisi berwarna putih yang terparkir tepat di depan pintu ruang kantor sekretariat tersebut.