Find Us On Social Media :

Maxim Ojek Online Asal Rusia Ramai-ramai Ditolak Masuk di Daerah Ini

By Jumat, 04 Maret 2022 | 10:07
Gara-gara masalah tarif, ojek online (ojol) asal Rusia sempat ditolak masuk ke daerah ini (Dok Maxim)

Maria Pukhova membantah pihaknya melanggar aturan, termasuk standar harga batasan minimum.

Karena itu pihaknya, tetap bekerja seperti biasanya. Ia mengaku izin lokasi di Balikpapan dikeluarkan pada 15 Mei 2019 dengan nama perusahaan PT Teknologi Perdana Indonesia bidang usaha aplikasi transportasi online.

Baca Juga: Ini Tanggapan Perwakilan Ojol Dengan Kehadiran Motor Listrik

"Aksi protes yang digagas oleh para pengemudi dari perusahaan pesaing tidak memengaruhi kerja layanan Maxim," kata Maria.

Dia mengatakan para pengemudi yang tidak puas dengan ketentuan kerja sama dengan perusahaan lainnya justru diundang Maxim bekerja sama.

"Karena layanan Maxim, para driver dapat menghasilkan uang dengan perjalanan yang berbiaya rendah. Pelanggan akan lebih banyak," jelasnya.

Hanya dalam beberapa bulan operasi di Balikpapan, kata Maria, layanan Maxim cukup populer di kalangan penumpang maupun pengemudi.

Para penumpang tertarik dengan harga yang terjangkau dan fungsi-fungsi menarik yang membuat layanan nyaman.

"Para pengemudi mencatat bahwa aplikasi layanan Maxim jauh lebih nyaman dibandingkan milik perusahaan lainnya," kata dia.

Dirinya mencontohkan, pengemudi dapat memilih order yang jauh lebih menarik, merencanakan lebih awal pekerjaan hingga bantuan reservasi order.

Selain itu, pengemudi juga memperoleh kesempatan untuk bekerja kapan saja dan potongan yang rendah untuk setiap orderan.

Jumlahnya hanya 10 persen dari biaya perjalanan.

Disinggung jumlah driver dan pelanggan, Maria enggan membuka dengan alasan data komersial.