Alhasil, pembalap harus dan tidak boleh selisih 5 detik dari pembalap yang tercepat.
Selisihnya ditorerir bukan lagi 7 detik dari pembalap tercepat, melainkan berubah 5 detik.
Langkah ini diambil Grand Prix Commission agar kualitas pembalap MotoGP di semua kelas benar-benar pembalap berkualitas.
Jika ada pembalap gagal menembus batas maksimal 105% maka pembalap itu tidak boleh ikut balapan alias DNS.
Itulah aturan atau regulasi yang berlaku di MotoGP 2022 yang berlaku untuk semua kelas kejuaraan mulai Moto3, Moto2 dan MotoGP.
Nah menonton MotoGP Indonesia 2022 di sirkuit Mandalika Lombok pekan depan, (18-20/2022).
Jadi tahu lebih terkait aturan atau regulasi baru di musim ini.
Baca Juga: Video Pengaspalan Ulang Sirkuit MotoGP Mandalika Selesai Sesuai Target, Banjir Pujian Netizen