Seperti balap superbike dan supersport seperti WorldSBK atau Asia Road Racing Championship yang membutuhkan lisensi grade B.
Baca Juga: Rombongan Pertama Kru dan Pembalap MotoGP Mendarat di Lombok, Jelang MotoGP Mandalika 2022
Juga balap Junior Moto3 seperti Idemitsu Asia Talent Cup yang membutuhkan lisensi grade D.
Sementara itu, sirkuit Mandalika beberapa waktu lalu telah masuk ke lisensi grade B saat homologasi sebelum WSBK Indonesia 2021.
Saat ini, sirkuit Mandalika berusaha mendapatkan grade A.
Direktur Utama Mandalika Grand Prix Association (MGPA) Priandhi Satria berharap Sirkuit Mandalika mendapat Grade A.
Baca Juga: Pembangunan Podium Juara MotoGP Indonesia 2022 Di Sirkuit Mandalika Dikebut
"Jadi kami mengharapkan kehadiran FIM pada senin dan selasa besok, untuk mengecek hasil dari pengaspalan ulang," urainya Minggu (13/3/2022) dikutip dari Tribunnews.com.
"Harapannya Senin, Selasa mereka datang dan pada Rabu Kamisnya bisa memberikan Homologasi grade A sehingga lintasan bisa digunakan untuk balapan," sambungnya.
Ada beberapa syarat mendapat Grade A dari FIM berdasarkan panduan FIM Standards for Circuits edisi 2020.
Untuk mendapat Grade A, tata letak sirkuit yang ideal memiliki panjang total antara 4,2 km sampai 4,5 km dengan jumlah minimal 10 tikungan.
Baca Juga: 5 Layar Besar Disiapkan Untuk Penonton MotoGP Indonesia 2022 Di Sirkuit Mandalika
Lalu panjang minimum untuk lintasan lurus di mana starting grid awal akan ditempatkan adalah 400 m.