Find Us On Social Media :

Menteri Sandiaga Uno Ungkap Kapan Sirkuit Mandalika Bisa Balik Modal

By , Selasa, 22 Maret 2022 | 17:59
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno ungkap kapan Sirkuit Mandalika bisa balik modal. (Instagram/ Sandiaga Uno)

MOTOR Plus-online.com - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno ungkap kapan Sirkuit Mandalika bisa balik modal.

Sirkuit Mandalika akhirnya menggelar balap MotoGP Indonesia 2022 pada Minggu (20/3/2022).

Pembangunan Sirkuit Mandalika memang banyak ditunggu masyarakat Indonesia, khususnya pecinta motorsport.

Sirkuit Mandalika sudah menggelar dua balap motor internasional, yakni WorldSBK Indonesia 2021 dan MotoGP Indonesia 2022.

Pemerintah menggelontorkan dana lebih dari Rp 2 triliun untuk membangun sirkuit Mandalika.

Event MotoGP Indonesia 2022 pun dinilai sukses digelar di Sirkuit Mandalika.

Lalu kapan dan bagaimana Sirkuit Mandalika bisa break event point (BEP) alias balik modal?

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno angkat suara terkait hal itu.

“BEP itu, tahun berapa kita bisa balik modal, kita kan pemerintah, pemerintah mengelola uang milik masyarakat, yang kita lakukan tidak bisa menghitung BEP seperti itu, dan kita harapkan ITDC akan menghitung dan menyampaikannya sendiri. ITDC juga mengelola KEK yang akan meningkatkan harga tanahnya,” kata Sandiaga Uno dalam Weekly Press Briefing, Senin (21/3/2022).

Baca Juga: Cerita Komentator Cilik Asal NTT Saat Diundang Sandiaga Uno ke Sirkuit Mandalika, Begini Reaksinya Kalau Dengar Nama Rossi

Namun di sisi lain, dari pihak Kemenparekraf, akan menghitung dampak ekonomi dan penciptaan lapangan kerja.

Menurut Sandiaga, dari pembangunan Sirkuit Mandalika, cukup banyak lapangan kerja yang tercipta, bahkan pihaknya menargetkan dampak ekonomi dari event-event yang digelar mencapai Rp 500 miliar.

“Kalau kami menghitung dari dampak ekonomi dan penciptaan lapangan kerja. Dampak ekonomi kita targetkan adalah Rp 500 miliar, dengan penciptaan lapangan kerja 35.000 sampai dengan 40.000 lapangan pekerjaan,” jelas Sandiaga.