Motor trial terbaru Yamaha ini memanfaatkan ciri-ciri unik kendaraan listrik, seperti torsi instan di putaran rendah dan akselerasi yang kuat.
Yamaha TY-E 2.0 (Visordown.com)
Pengembangan TY-E 2.0 berdasarkan model TY-E pertama yang diumumkan pada tahun 2018.
Motor listrik ini memanfaatkan rangka monokok baru yang terbuat dari laminasi komposit.
Penggunaan rangka monokok itu memberikan bobot yang lebih ringan dan kekakuan yang optimal.
Rangkanya menampung unit daya listrik dengan kinerja yang ditingkatkan melalui kombinasi komponen mekanis dan kontrol elektronik.
Baca Juga: Kerjasama Smoot, Swap, Grab Dan PLN Bantu Ekosistem Motor Listrik Indonesia Lebih Maju
Motor trial ini juga memasang baterai ringan yang baru dikembangkan dengan kapasitas sekitar 2,5 kali lipat dari model sebelumnya. T
ata letak unit daya dan baterai ditinjau dan direvisi untuk mencapai pusat gravitasi yang jauh lebih rendah dibandingkan model sebelumnya.
Berdasarkan model sebelumnya, traksi telah ditingkatkan dengan memasangkan bagian mekanis seperti kopling dan flywheel dengan kontrol elektronik yang disetel dengan cermat.
Dengan begitu, motor ini mampu membaca perubahan cengkeraman.
TY-E 2.0 terbaru dijadwalkan untuk berpartisipasi dalam FIM Trial World Championship mulai Juni tahun ini.
Motor ini akan ditunggangi oleh Kenichi Kuroyama di Tim Balap Pabrik Yamaha, yang juga berperan sebagai pebalap pengembangannya.