“Jika fitur ISS aktif, saat di tengah jalan tegangan baterai ini tidak lagi mampu menyimpan muatan listrik yang dihasilkan dari ACG starter, maka motor tidak bisa dihidupkan. Jadi ini sebagai saran saja untuk tidak diaktifkan ISS," katanya.
Reza menambahkan, bila tegangan baterai mencapai 11 volt, motor sudah tidak bisa dihidupkan lagi.
Menyebabkan indikator baterai terus menyala, dan pemilik harus membawa motor ke AHASS untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Bila hal ini terjadi, Reza tidak merekomendasikan melakukan jumper aki ketika baterai ngedrop.
Sebab saat melakukan jumper aki, dikhawatirkan terjadi error pada indikator baterai dan menyulitkan mekanik melakukan pemeriksaan.
"Kalau benar-benar ngedrop, di aftersales service kita itu ada namanya layanan Honda Care. Apabila kondisi jauh dari AHASS, itu konsumen bisa menggunakan AHASS terdekat melalui Honda Care, itu akan dibantu untuk penanganan motornya," tutur Reza.