Kemudian untuk proses pembuatannya pun memakan waktu sekitar dua minggu.
“Prosesnya mulai dari pencetakan, terus seminggu kemudian kita lakukan proses fitting atau pengepasan.”
Baca Juga: Video Seorang Driver Ojek Online Gojek Yang Beruntung Dapat Saham
“Kemudian kalau sudah oke proses fitingnya baru kita berikan ke penggunanya,” jelas Coki.
“Untuk selesai pembuatannya, akhir Maret,” imbuhnya.
Terkait pembuatan kaki palsu ini, Coki mengaku tidak memungut biaya sepeserpun.
Alasan Coki melakukannya karena Supardi mengaku tidak mampu untuk membeli dan mengganti kaki palsu.
Coki pun bekerjasama dalam bentuk CSR dengan Bank Permata.
Adapun program yang dimaksud, kata Coki, adalah Permata Hati.
“Tidak dipungut biaya sama sekali. Pertama karena beliau tidak mampu untuk ganti kaki palsu.”
“Kedua, saya juga sedang bekerjasama dengan Permata Hati, CSR dari Bank Permata untuk membagi-bagikan kaki palsu untuk teman-teman difabel yang kurang mampu secara finansial,” ungkapnya.
Baca Juga: Harga Pertamax Naik Bikin Driver Ojol Ikut Demo Bareng Mahasiswa di Depan Istana Bogor
Terkait kerjasama CSR tersebut, Coki mengaku telah melakukannya dengan Bank Permata sejak awal tahun.