MOTOR Plus-online.com -Pertamina buka suara suara soal rencana kenaikan harga Pertalite, 3 Menteri sudah setuju.
Siap-siap pemerintah melalui tiga Menteri sudah memberikan sinyal terkait rencana kenaikan Pertalite.
Pertamina sendiri langsung buka suara soal wacana kenaikan harga Pertalite.
Sebelumnya, Pertamina sudah menaikan harga Pertamax dari Rp 9.000 menjadi Rp 12.500 - Rp 13.000.
Rencana kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) beroktan (RON) 90 atau Pertalite semakin nyata.
Pasalnya hingga kini, sudah ada tiga menteri di Kabinet Indonesia Maju yang menyuarakan soal wacana penyesuaian harga Pertalite.
Ketiganya adalah Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan, Menko Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, serta Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif.
Lantas, benarkah harga Pertalite akan naik?
Penjelasan Pertamina
Terkait wacana kenaikan BBM bersubsidi Pertalite, Kompas.com menghubungi Pjs. Corporate Secretary PT Pertamina Patra Niaga, Sub Holding Commercial & Trading PT Pertamina (Persero), Irto Ginting.
Irto menuturkan, penyesuaian harga BBM Pertalite merupakan kewenangan dari pemerintah. Sebab, melalui Keputusan Menteri ESDM Nomor 37.K/HK.02/MEM.M/2022 yang diteken pada 10 Maret 2022, Pertalite merupakan Jenis Bahan Bakar Khusus Penugasan (JBKP).