Find Us On Social Media :

Awas, Bukannya Keren Ubah Pelek Jadi Lebih Besar Malah Jadi Masalah

By Erwan Hartawan, Sabtu, 30 April 2022 | 20:55 WIB
Ilustrasi upgrade ukuran pelek (Tan Loc)

MOTOR Plus-Online.com - Modifikasi bagian kaik-kaki jadi salah satu yang biker bisa coba.

Kaki-kaki yang besar tentu membuat motor menjadi lebih gagah atau terkesan 'moge look'.

Namun selain bikin tampil gagah, ternyata ada beberapa efek negatif yang bakal dialami pengendara.

“Karena pelek lebih lebar dan ban lebih besar, hasilnya momen perputaran ban dapat lebih berat karena diameternya juga bertambah,” ujar Sudirjo, mekanik bengkel Anjany Racing di Kebon Jeruk, Jakarta Barat.

Perbedaan tersebut umumnya lebih terasa pada saat awal motor bergerak atau proses akselerasi dari kondisi diam.

Meskipun tidak berpengaruh langsung ke mesin, komponen paling berpengaruh dari ubahan di atas adalah gir set atau cvt motor.

Baca Juga: Yamaha XSR Eropa Bikin Iri, Grafis Ala RX-King Pakai Pelek Jari-jari

“Kerja gir set atau komponen di cvt jadi lebih keras karena perlu memutar pelek dan ban yang lebih besar. Itu berpengaruh ke masa pakai juga,” lengkapnya.

Makanya peningkatan ukuran mata gir dan rantai atau ubahan sektor cvt dianjurkan bagi yang melakukan upgrade pelek dan ban lebar.

Efek lain dari penambahan bobot tentu saja berpengaruh pada pengendalian motor dan konsumsi bahan bakar.

Pengendalian motor umumnya akan terasa lebih berat dan diikuti konsumsi bahan bakar yang menjadi lebih boros.

Baca Juga: Meluncur Pelek Pako Racing Armani Khusus Untuk Vespa, Harga Rp 4,5 Jutaan

Nah bagi kalian yang tetap berminat pasang pelek dan ban lebar, sekarang sudah paham ya sisi negatifnya di motor.