Pada 1950 dan 1952, ia memenangkan kejuaraan.
Pembalap lain yang memberikan gelar juara adalah Geoff Duke dengan tiga gelar, dan Libero Liberati dengan satu gelar.
Karena tak mampu lagi bersaing, Gilera meninggalkan MotoGP pada 1967.
Dua tahun kemudian, Gilera diakuisisi oleh Piaggio Group dan hanya fokus memproduksi motor berkapasitas kecil.
Baca Juga: Sadar Enggak? Tiket Termurah Formula E Tetap Lebih Mahal Dibanding Tiket MotoGP Mandalika
4. MV Agusta (18 Gelar)
MV Agusta saat masih di MotoGP (Twitter/@PICircuit)
MV Agusta memulai kompetisi di Moto Grand Prix sejak 1950. Pabrikan asal Italia ini menjadi pabrikan yang berhasil merasakan 18 gelar juara dunia.
Boleh dibilang, MV Agusta pada era 500cc 4-tak mirip seperti Honda saat ini, tak terkalahkan.
Dari 18 gelar, 17 gelar diantaranya diraih secara beruntun dari tahun 1958 hingga 1974.
Sayangnya, dua tahun kemudian, MV Agusta berhenti membalap di MotoGP. MV Agusta dengan mesin 4-tak tidak mampu bersaing dengan motor pabrik Jepang bermesin 2-tak.
John Surtees adalah pembalap pertama yang mempersembahkan gelar juara dunia untuk MV Agusta.
Total ia meraih empat gelar.