Fabio Quartararo menjadi juara di MotoGP Assen pada musim 2021 lalu. (MotoGP.com)
2. Bermula dari Sirkuit Jalan Raya
Fakta unik lainnya dari Sirkuit Assen adalah sudah dibangun pada tahun 1955 tapi ia sudah digunakan sebagai arena balapan pada 1925 atau 30 tahun sebelumnya.
Awalnya Event TT Assen menggunakan jalan umum yang melintasi empat desa yakni Borger, Schoonloo dan Grolloo sepanjang 28,57 km pada 1925.
Setahun kemudian pihak penyelenggara menggunakan jalan di area Assen, Hooghalen, Laaghalerveen sepanjang 16,5 km karena area tersebut dianggap lebih layak.
Arena tersebut digunakan dari tahun 1926 hingga tahun 1954.
Karena pihak pemerintah Belanda ingin membangun jalan tol dari Assen menuju Hooghalen beberapa area Sirkuit terpaksa dibuang.
Layout Assen kemudian diperpendek menjadi 7,7 km saja pada tahun 1955.
Baca Juga: Pembalap Yang Banyak Juara Di MotoGP Belanda, 2 Legenda MotoGP Dan 1 Dalam Penyembuhan
Namun, saat itu Assen masih berstatus sirkuit non-permanen hingga akhirnya pihak penyelenggara menjadikan Assen sebagai sirkuit tertutup pada tahun 1992.
Sirkuit Assen diperpendek lagi pada tahun 2005 menjadi 4,5 km dengan membuang area North Loop yang rencanya bakal dijadikan taman rekreasi.
3. Salah Satu Sirkuit Paling Mematikan
Sirkuit Assen merupakan salah satu sirkuit paling mematikan di ajang MotoGP sejak 1949.
Ada tujuh rider yang meregang nyawa di Sirkuit Assen pada periode 1957-1975.