Musim 2017, Francesco Bagnaia pun naik kelas ke Moto2.
Alih-alih mempertahankan angka 21 sebagai nomor start favorit Francesco Bagnaia di kelas Moto2, ternyata tidak bisa.
Gara-gara angka 21 sudah jadi nomor start milik Franco Morbidelli.
Alhasil, Francesco Bagnaia pun pilih ganti nomor start dengan 42.
Nah, Francesco Bagnaia memilih angka 42 menjadi nomor start di kelas Moto2 bukan tanpa perhitungan.
Fakta unik Francesco Bagnaia pilih angka 42 itu masih ada kaitannya dengan angka 21.
Baca Juga: Pecco Bagnaia Kecelakaan Gara-gara Mabuk, SIM Ditarik Bisa Dilarang Nyetir Sampai 4 Tahun
Yup, Francesco Bagnaia menambahkan angka 21 dengan 21 menjadi 42.
Artinya, Francesco Bagnaia masih tetap percaya kalau unsur angka 21 ada faktor keberuntungan bagi pembalap kelahiran Torino 14 Januari 1997 itu.
Terbukti, murid Valentino Rossi Franceso Bagnaia berhasil menggasak titel juara dunia Moto2 2018 dengan nomor start 42.
Francesco Bagnaia pun naik kelas ke MotoGP di musim 2019, lagi-lagi berniat ingin mempertahankan angka 42 sebagai nomor start di kelas MotoGP juga gagal.
Pasalnya, angka 42 sudah jadi milik nomor start Alex Rins yang lebih dulu menggunakannya di kelas MotoGP sejak 2017.
Francesco Bagnaia mau pakai angka favorit 21 juga tidak mungkin karena sudah dipakai Franco Morbidelli.