Kemudian, motor listrik untuk bisa jalan membutuhkan baterai dan kebutuhan baterai terbilang banyak.
Alhasil, MotoGP akan butuh logistik yang lebih besar lagi karena kendala baterai yang harus dicharge atau dicas.
Alasan itu membuat motor MotoGP bersikeras mempertahankan motor bakar.
Agar motor bakar bisa memenuhi aturan zero emission atau ramah lingkungan, maka yang diakali adalah bahan bakarnya.
Pasalnya, faktor polusi atau emisi tinggi dari asap hasil pembakaran motor bakar faktor bahan bakar fosil atau dari minyak bumi.
Seiring perkembangan zaman di mana produsen bahan bakar melakukan penelitian terkait bahan bakar non fosil bisa menyumbang kampanye zero emission atau ramah lingkungan.
Baca Juga: Loh Motor MotoGP Bahan Bakarnya Ternyata Setara Pertamax Turbo
Alhasil, motor MotoGP bisa ramah lingkungan dengan mengubah pasokan bahan bakar dari fosil ke bukan fosil.
Motor MotoGP lebih ramah lingkungan tanpa mengorbankan ciri khas motor bakar akan suara dan juga aroma gas buangnya.
Kenapa motor MotoGP baru menerapkan bensin 40% bukan fosil di musim 2024.
Hal itu sebagai langkah antara demi memberikan produsen pembasok bahan bakar untuk motor MotoGP melakukan riset dan pengembangan formulasi bahan bakar motor MotoGP.
Arti dari bahan bakar motor MotoGP 40% bukan fosil di musim 2024 adalah bahan bakar motor MotoGP tidak murni 100% bahan bakar fosil.
Terhitung musim 2024 bahan bakar MotoGP terdiri dari 60% fosil dan 40% bukan fosil.