Find Us On Social Media :

5 Fakta Motor MotoGP Lebih Pilih Ganti Bahan Bakar Bukan Fosil Ketimbang Ganti Jadi Motor Listrik

By Senin, 01 Agustus 2022 | 13:15
Ilustrasi motor MotoGP pilih bahan bakar non fosil ketimbang ganti motor listrik. Isi bensin motor MotoGP tidak pakai pompa (MotoGP.com)

Masak, motor balap bertenaga listrik tapi untuk pengecasan menggunakan generator dengan motor bakar.

Alternatif ramah lingkungan atau zero emission tak melulu mengandalkan motor listrik.

Pihak Dorna Sports selaku promotor MotoGP melihat alternatif fokus pada bahan bakar bukan fosil demi menyukseskan program zero emission.

Baca Juga: Loh Motor MotoGP Bahan Bakarnya Ternyata Setara Pertamax Turbo

Bahkan proyek bahan bakar bukan fosil sebagai platform zero emission atau emisi nol agar ramah lingkungan sudah dilakukan sebelum euforia kendaraan listrik atau baterai booming.

Bahkan produsen Volkswagen asal Jerman sudah melakukan riset dengan mesin diesel dengan bahan bakar biofuel.

Proyek mesin diesel dengan bahan bakar biodiesel terbukti menekan gas buang yang dipilih Dorna Sports sebagai langkah MotoGP zero emission atau emisi nol alias ramah lingkungan.

Tahap awal MotoGP menargetkan di musim 2024 bahan bakar motor MotoGP sudah bisa 40% bukan fosil dengan menyisakan 60% masih bahan bakar fosil.

Baru di MotoGP 2027, seluruh bahan bakar motor MotoGP 100% bukan fosil alias sintetik sehingga kejuaraan dunia balap motor MotoGP sudah memenuhi program zero emission atau emisi nol.

5 fakta motor MotoGP lebih pilih bahan bakar bukan fosil ketimbang beralih ke motor balap listrik.

Faktor motor bakar punya ciri khas suara, aroma gas buang yang sudah jadi ciri khas fanatikan MotoGP.

Sebaliknya motor listrik tidak bersuara tidak beraroma dan kebutuhan baterai bikin motor berat dan juga bertambah anggaran untuk logistiknya.

MotoGP memilih alternatif ubah bahan bakar fosil jadi bukan fosil karena sebelumnya sudah ada pabrikan yang melakukan riset dan terbukti bisa memenuhi emisi gas buang nol atau zero emission.