"Sekarang saya bisa berlari dan melakukan latihan fisik di gym," sambungnya.
"Di akhir Agustus atau 12 minggu setelah operasi, saya akan mengecek kondisi tulang (humerus) saya," lanjutnya.
"Jika kondisinya normal maka saya akan mengambil langkah selanjutnya, kalau disuruh menunggu 2 minggu lagi maka saya akan menunggu 2 minggu lagi," tambahnya.
"Saat dokter berkata kepada saya, kondisi tulang bagus maka saya dapat meningkatkan latihan pemulihan," sambung pembalap Repsol Honda itu.
"Saat saya merasa siap kembali ke atas motor maka saya akan mulai berlatih naik motor," tambahnya.
"Untuk bisa sampai level 100% Anda harus mengendarai motor, karena di atas motor otot Anda dapat merasakan kekuatan yang spesifik," lanjutnya.
Baca Juga: Jadwal MotoGP Austria 2022 Akhir Pekan Ini, Marc Marquez Dipastikan Kembali
Marc Marquez juga menyebutkan, kalau sang adik Alex Marquez punya peran penting dalam fase pemulihannya.
"Salah satu poin terpenting adalah adik saya (Alex Marquez), karena kami tinggal bersama dan dia melatih saya," ujar juara dunia 8 kali itu.
"Bayangkan jika saya tinggal sendirian, lebih sulit untuk latihan, bayangkan Anda duduk di sofa cukup lama pasti malas," sambungnya.
Selain itu, Marc Marquz bercerita kalau proses pemulihan pasca operasi ini sangat berpengaruh ke kondisi mentalnya.
"Secara mental sangatlah sulit, karena saya berjuang selama 2 tahun bukan lagi 2 bulan," kata Marc Marquez.
"Secara mental berat bukan karena saya tidak balapan, tapi karena ada keraguan bagaiaman cara saya bisa kembali ke kondisi semula," lanjutnya.